Sinergitas TNI, Dinas Pertanian, dan Bulog Percepat Penyerapan Gabah dalam Negeri 2025
Jatimnews.info || Kediri – Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional, sinergi antara TNI, Dinas Pertanian, dan Perum Bulog terus ditingkatkan, khususnya dalam percepatan penyerapan gabah/beras dari petani lokal. Langkah strategis ini terlihat nyata di wilayah Kecamatan Kota Kediri, yang menjadi salah satu fokus perhatian lintas sektor dalam mendukung program pemerintah.
Danramil 0809/01 Kota, Kapten Inf Arif Nur Wahyudi, turun langsung ke lapangan bersama tim dari Dinas Pertanian dan Bulog untuk memastikan proses penyerapan berjalan efektif dan tepat sasaran. Kolaborasi ini menjadi bagian dari gerakan nasional menyerap hasil panen petani sebagai bentuk kepedulian terhadap ketahanan pangan dalam negeri.
“Kami dari TNI hadir untuk membantu memastikan proses penyerapan berjalan aman, lancar, dan sesuai dengan target. Sinergi dengan Dinas Pertanian dan Bulog ini sangat penting agar hasil panen petani tidak terbuang, serta memberikan rasa tenang dan kepastian pasar bagi mereka,” ujar Kapten Inf Arif Nur Wahyudi.
Perwakilan dari Dinas Pertanian Kota Kediri, Rika Margi Novitasari, SP, menyambut baik dukungan dari TNI dan Bulog. Ia menegaskan bahwa upaya ini sejalan dengan program penguatan produksi dan distribusi pangan daerah.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran TNI dan Bulog dalam mendampingi petani di lapangan. Ini bukan hanya soal penyerapan gabah, tapi juga upaya jangka panjang membangun ekosistem pertanian yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan,” jelas Rika Margi Novitasari, SP,.
Sementara itu, Perum Bulog Cabang Kediri, menyampaikan bahwa kerja sama ini memudahkan Bulog dalam menjangkau titik-titik serapan dan menjaga kualitas gabah.
“Sinergitas ini sangat strategis. Dengan dukungan TNI dan Dinas Pertanian, kami bisa menyerap lebih banyak gabah dengan kualitas terjaga. Ini langkah nyata untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Tanggapan dan Harapan
Sinergi antara TNI, Dinas Pertanian, dan Bulog merupakan bentuk kolaborasi nyata yang diharapkan mampu menjadi model di berbagai daerah lain. Masyarakat, terutama para petani, menyambut baik keterlibatan aktif semua pihak yang memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan mereka.
Ke depan, pemerintah diharapkan terus memperluas dan memperkuat kolaborasi lintas sektor ini, terutama dalam hal pendampingan petani, peningkatan produksi, dan kepastian pasar hasil panen.
Dengan semangat gotong royong dan kerja sama yang solid, Indonesia optimis dapat mencapai swasembada pangan yang berkelanjutan pada tahun 2025.
Jurnalis: Murianto
Editor: Harijono
Posting Komentar